Tuesday, October 25, 2011

DHCP pada Packet Tracer



  • ·         Buat topologi jaringan yang terdiri dari server, switch dan PC.
  • ·         Setelah semuanya terhubung, double klik pada server.


  • ·         Lalu pilih config, disini terdapat banyak menu pilihan. Pilih DHCP.
  • ·         Isi DNS server dengan IP kelas C seperti gambar diatas.
  • ·       Isi pula Start IP Address dengan IP kelas C namun berbeda dengan DNS server. Isi pula subnet mask seperti gambar diatas. Lalu klik save.



  • ·         Setelah itu klik menu desktop lalu pilih IP Configuration
  • ·         Isi IP Address sama seperti DNS server.
  • ·         Isi pula subnet mask sama seperti sebelumnya.



  • ·         Double klik pada salah satu PC
  • ·         Lalu pilih desktop à IP configuration
  • ·        Klik DHCP. Disini IP Address, subnet mask, default gateaway dan DNS server akan terisi secara otomatis.

Tuesday, October 18, 2011

Contoh Kasus Penggunaan Bitmap dan Vektor

Kapan kita menggunakan bitmap dan kapan kita menggunakan vektor?
Dalam postingan kali ini saya akan memberikan contoh kasus penggunaan bitmap dan vektor.

Penggunaan Bitmap

Bitmap biasanya digunakan pada studio foto. Hal ini dikarenakan camera yang digunakan pada studio foto memiliki resolusi yang tinggi. Sehingga ketajaman warna dan detail semakin baik dan hasil cetaknya pun baik.



Penggunaan Vektor

Vektor biasanya digunakan pada desain kaos. Mengapa demikian?Alasannya mudah apa bila menggunakan software yang berbasis bitmap Objek gambar tersebut memiliki permasalahan ketika diubah ukurannya, khususnya ketika objek gambar diperbesar. Efek yang diidapat dari objek berbasis bitmap yakni akan terlihat pecah atau berkurang detailnya saat dicetak pada resolusi yang lebih rendah. Berbeda dengan Objek gambar vektor dapat diubah ukuran dan bentuknya tanpa menurunkan mutu tampilannya. Dan dapat dicetak pada resolusi tertingi serta menggambar dan menyunting bentuk vektor relatif lebih mudah dan menyenangkan. Oleh karena itu pendesain tersebut lebih memilih menggunakan software berbasis vektor dari pada bitmap.



Proses Konversi Bitmap ke Vektor dan Sebaliknya




Proses konversi/perubahan format bitmap ke vektor lebih dikenal dengan istilah tracing. Tracing dapat dilakukan oleh beberapa software seperti Adobe Illustrator, Corel Draw, Macromedia Freehand, Windows Meta File dan lain sebagainya.

Cara konversi bitmap ke vektor dengan corel draw :

Import foto ke corel draw.

  1. Pilih menu Bitmap, kemudian pilih Quick Trace. Selain Quick Trace anda juga dapat menggunakan Centerline Trace dan Outline Trace, pilih sesuai dengan kemauan anda.
  2. Jadilah gambar vektor.

Cara konversi vektor ke bitmap dengan corel draw :

  1. Cari file vector yang akan dibuat ke bitmap.
  2. Pilih menu Bitmap, kemudian klik Convert to Bitmap.
  3. Maka akan muncul sebuah menu box Convert to Bitmap, sesuaikan resolusinya sesuai keinginan anda.
  4. Jika sudah disesuaikan dengan keinginan anda, maka klik ok.
  5. Maka tipe gambarnya akan berubah menjadi bitmap.

Monday, October 17, 2011

Bitmap, Vektor, Octet






Kali ini saya akan membahas apa itu bitmap, vektor dan octet. Namun sebelum itu anda harus tau apa itu grafis. Grafis adalah komunikasi yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan. Grafis pada awalnya hanya diterapkan pada media seperti buku, brosur atau tabloid namun sekarang grafis pun dapat diterapkan pada media elektronik.

Ok,kembali ke topik utama.
Bitmap adalah gambar yang terdiri dari susunan titik yang tersimpan di memori komputer. Setiap titik dalam grafis bitmap mempunyai tempat serta warna tersendiri dan secara keseluruhan akan membentuk kehalusan tampilan gambar. Gambar dalam format bitmap mempunyai resolusi tertentu, dalam arti setiap gambar mempunyai jumlah pixel yang tetap. Sehingga apabila gambar diubah ukurannya (diperbesar / diperkecil), maka gambar akan kelihatan kabur dan tidak jelas. Hal ini diakibatkan karena gambar kehilangan beberapa titik dan detailnya. Format grafis berbasis bitmap akan mempunyai ukuran file lebih besar sehingga akan mengakibatkan ruang dalam media penyimpanan cepat penuh. Dalam grafis berbasis bitmap terdapat dua istilah penting yaitu :
1. Resolusi atau jumlah titik per satuan luas, yang akan mempengaruhi ketajaman warna dan detail file bitmap. Biasanya dinyatakan dengan satuan dot per inchi (dpi)
2. Intensitas, yang akan menentukan kualitas warna gambar secara keseluruhan. Biasanya dipakai istilah 256 warna, high color, true color, grayscale dan black and white.

Vektor adalah gambar yang membentuk sejumlah objek garis dan objek kurva berdasarkan rumus matematika. Format grafis berbasis vektor menyimpan deskripsi matematis seperti garis, lingkaran, poligon, dll. Kualitas hasil tampilan grafis berbasis vektor tidak tergantung pada resolusi gambar, sehingga apabila diubah ukurannya maka kualitas gambar tidak akan berubah baik kehalusan maupun ketajaman gambarnya.Grafis berbasis vektor biasanya mempunyai ukuran file lebih kecil sehingga akan menghemat ruang pada media penyimpanan komputer.

Octet adalah Gambar yang intensitas pixelnya dengan menggunakan metode Image Adjustment Brightness/ Contrast, Image Color Balance, Layer Multiply dengan tampilan format RBG dan JPEG.

               http://surya-07.blogspot.com